Pada Hari selasa tanggal 27 Desember 1945, pukul 16.30,diadakan Upacara pengakuan Kedaulatan Republik Indonesia Serikat (RIS), didepan Istana Negara. Delegasi Kerajaan Belanda dipimpin oleh wakil tertinggi Kerajaan Belanda di Indonesia yaitu Mr. A.H.J Lovink, sedangkan RIS diwakili oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX.Upacara pada sore hari itu merupakan upacara pengalihan semua kekuasaan dan wewenang Pemeintah Kolonial, termasuk bidang perhubungan Darat, laut dan Udara, yang selama 350 tahun dipegang penjajah, kepada Pemerintah Indonesia. Pasukan Kehormatan dalam Upacara Penyerahan itu terdiri atas satu Kompi batalion KALA HITAM dari TNI dan satu Kompi tentara dari Kerajaan Belanda yang terdiri atas pasukan KNIL, tentara kerajaan Hindia Belanda dan KL, Tentara Kearjaan.
Malam itu juga, dua Pesawat C-47 ( DAKOTA ) KLM, yang resmi menjadi aset GARUDA, dicat dengan warna dan Logo GARUDA di hanggar dinas Teknik Kemayoran. Nama GARUDA sendiri merupakan pemberian Presiden Sukarno yang sangat mengagumi kisah-kisah Pewayangan dari kitab Mahabharata, Dimana Garuda Merupakan Burung suci kendaraan Dewa Wisnu.
Keesokan harinya Pesawat itu langsung dipakai menjemput Presiden Sukarno dan rombongan dari Yogyakarta. Pesawat PK-DPD Garuda Indonesian Airways yang pertama itu berhasil membawa rombongan Presiden RI pertama mendarat dengan selamat dilapangan Terbang Kemayoran tepat pukul 11.40, pada tanggal 28 Desember 1949.
Terbanglah wahai GARUDA sang Perkasa, Buktikan Engkau tidak Akan Jatuh seperti Pesawat-pesawat lain. Jangan Biarkan Kepakan sayapmu terhenti dengan undang-undang larangan terbang.

Judul: Lahirnya Sang GARUDA
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh 12:08 PM
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh 12:08 PM
0 komentar:
Post a Comment